Profil

Sekolah Dasar Islam Raudlatul Jannah

Sekolah Nasional Berperspektif Internasional

Mengukir Akhlak Mulia, Menggapai Prestasi

Alhamdulillahi rabbil ‘alamiin, sholli wasaalim ‘alaa nabiyyina Muhammad wa’alaa aalihii wa ashhabihi. amma ba’du

Ada beberapa alasan yang mendasari berdirinya SD Islam Raudlatul Jannah, pertama adalah merupakan salah satu bentuk kepedulian Yayasan Masjid Raudlatul Jannah dibidang pendidikan dan adanya permohonan wali murid Taman Kanak-kanak Raudlatul Jannah agar segera membuka Sekolah Dasar yang berkwalitas, yang tidak hanya mengembangkan aspek akademis saja tetapi juga membentuk karakter serta kepribadian anak sesuai dengan nilai-nilai islami sehingga anak tidak hanya mempunyai kecerdasan intelektual saja tetapi juga mempunyai kecerdasan emosional dan spiritual.

Alasan kedua, Sekolah Dasar adalah tempat yang paling strategis yakni tempat dimana pemahaman dasar tentang hidup dan kehidupan dikenalkan pada anak

Alasan ketiga, karena kami memandang masih sedikitnya sekolah Islam yang berkualitas baik, harapan kami semoga sekolah ini akan menjadi sebuah sekolah Islam yang berkualitas, berwawasan global serta dapat menjadi sekolah percontohan bagi sekolah lainnya.

I. MUKADIMAH

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan yang benar (QS. An Nisa:9)

SD Islam Raudlatul Jannah menerapkan sistem yang terintegrasi dengan pendekatan tematik yang berperspektif Internasional. Kurikulum yang digunakan KTSP yang diperkaya Kurikulum Cambridge (math, english, science) dan kurikulum khas SD Islam Raudlatul Jannah. Pembelajaran yang mengembangkan aspek kognitif, emosi, fisik dan spiritual dimana siswa disisipkan untuk menjadi independent Learner.

Supercamp kelas 5

II. VISI dan MISI

VISI : Menjadi partner orang tua dalam menjaga kefitrahan anak dan mengembangkan potensi anak secara optimal,yaitu beraqidah mantap, berakhlaq mulia dan berprestasi akademis optimal

MISI :

–   Membentuk siswa menjadi pembelajar mandiri dengan perspektif spiritual dan global

–   Wadah dakwah yang berbasis pendidikan dan rahmatan lil ‘alamin

–   Menjadi sekolah Islam percontohan

Peta lokasi :

 

III. SISTIM PENDIDIKAN

Sistim pendidikan di SD Raudlatul Jannah (Raudlatul Jannah Education System) di susun berdasarkan hal-hal sebagai berikut :

  1. Nilai spiritual (Spiritual Paradigm) adalah menjadi Core Of Education sistim, semua kegiatan pembelajaran diarahkan dan bersumber dari nilai-nilai agama yang kemudian dikembangkan sesuai muatan dan content masing-masing pelajaran. Spiritual Paradigm ini meliputi seluruh aspek pembelajaran sehingga anak menyadari benar bahwa Allah SWT adalah bagian terpenting dalam hidupnya.
  2. Pembelajarannya bersifat Holistic learning, artinya pembelajaran yang menyeluruh yang mengembangkan semua aspek siswa yang meliputi Spiritual, intelektual, emosi (emosional) dan fisik (physical).
  3. Memahami dan menghargai potensi multi kecerdasan (Multiple Intelligence / Kecerdasan Majemuk) siswa. Mencermati serta memahami potensi Kecerdasan Majemuk pada diri anak dalam Proses Pembelajaran.
  4. Three Ways Curriculum : menggunakan tiga kurikulum pembelajaran dalam Proses KBM yaitu : Kurikulum Nasional (Diknas/KTSP dan Cambridge), kurikulum khas Raudlatul Jannah dan kurikulum keluarga dengan tetap melibatkan orangtua dalam kurikulum pendidikan di rumah. Mengikut sertakan keterlibatan orang tua dalam pendidikan di rumah
  5. Curricular Framework : mengembangan potensi anak mulai dari Pengetahuan (Knowledge), Pemahaman (Understanding), Ketrampilan (Skill), sampai nilai-nilai (Value) yang dicapai. sistim pengevaluasiannya bersifat integral meliputi Knowledge, Understanding, life skill, dan values.

VI. STUDENT PROFILE

Setelah Lulus dari SDI Raudlatul Jannah, siswa akan mempunyai Student Profile (Profil siswa) / Karakter sebagai berikut :

  1. Taqwa : mempunyai kemampuan untuk menerapkan semua aturan agama dalam aktivitas sehari-hari serta menjauhi larangan agama. ” Sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa”
  2. Visioner : punya niat yang benar, berorientasi kemasadepanan, berprinsip, bermisi kebaikan, pembelajar tangguh. “Carilah dari apa yang dianugerahkan Allah untuk meraih kehidupan akhirat dan janganlah kamu lupakan bagianmu dari kenikmatan dunia” ( Al Qashash : 77)
  3. Thinker : melatih inisiatif dalam menerapkan ketrampilan berfikir ( berdasarkan Al Qur’an) untuk membuat keputusan yang benar dan untuk menyelesaikan masalah-masalah kompleks untuk kehidupan yang lebih baik. ” Dan apakah mereka tidak memperhatikan kerajaan langit dan bumi dan segala sesuatu yang diciptakan Allah, dan kemungkinan telah dekatnya kebinasaan mereka? Maka kepada berita manakah lagi mereka akan beriman sesudah Al Qur’an itu?” ( QS Al Araf (7):185)
  4. Responsbility : mempunyai kemampuan untuk jujur, ikhlas, bertanggung jawab secara personal, sosial, kultural dan spiritual.  “Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya” ( QS Al Muddatshir 74 : 38 )
  5. Though : mempunyai kemampuan untuk berdaya tahan fisik dan mental secara prima, sabar. ” Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” ( QS Ali Imran (3) : 139 )
  6. Independent : mempunyai kemampuan bekerja secara mandiri, tidak bergantung secara parasitisme pada orang lain. Katakanlah : “Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masing-masing.” Maka Tuhan-mu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya.
  7. Discipline : mempunyai kemampuan menghargai waktu, mempunyai kontrol diri, taat aturan. ” Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasihat-menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran” (QS Al Ashr (103) : 1-3)
  8. Creative-Innovative : Mempunyai kemampuan menghasilkan suatu kreasi dan ide untuk menghasilsesuatu yang baru.  ” Dan Ya’qub berkata : “Hai anak-anakku janganlah kamu (bersama-sama) masuk dari satu pintu gerbang, dan masuklah dari pintu-pintu gerbang yang berlain-lain” (QS Yusuf (12) : 67 )
  9. Communicator : Mempunyai kemampuan untuk menerima dan mengekspresikan ide dan informasi yang benar dengan percaya diri dalam bahasa lebih dari satu, termasuk bahasa simbol matematis.  ” Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS An Nahl (16) : 125 )
  10. Pro active : Mempunyai kepekaan sosial, cekatan, tanggap dan beremphati. ” (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan ( kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (QS Ali Imran (3) : 134)
  11. Patriotic : Mempunyai kemampuan untuk menjaga, membela, dan mengelola karunia Allah dalam konteks seluas-luasnya (pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa, dunia), sesuai dengan nilai-nilai agama. ” Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul ( Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui. ( QS Al Anfal (8) : 27 )

V. Six Theme Organization

Dalam kegiatan belajar mengajar selama 1 tahun akan dibagi menjadi 6 tema, antara lain :

  1. Ourselves : Anak diajak untuk mengenali diri dan melakukan segala kebaikan mulai dari diri sendiri
  2. Environment : Anak diajak peduli pada lingkungan
  3. Technology : Anak diajak menggunakan teknologi secara bijaksana dan menstimulasi penciptaan teknologi baru yang bermanfaat
  4. Entrepreneurship : Anak diajak untuk berfikir kreatif  dan inovatif untuk menghadapi tantangan yang ada dan tetap gigih memperjuangkannya.
  5. Changing : Anak tidak hanya diajak untuk berfikir kreatif dan inovatif serta tetap mempertahankan kegigihannya tetapi juga aware terhadap perubahan-perubahan yang terjadi. Siap bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil. Tetap peduli dalam situasi, perubahan sesulit apapun serta mempunyai semangat dan disiplin kuat dalam menghadapi perubahan yang terjadi.
  6. Manage The World : Anak dengan bekal karakter dan pengetahuan yang dimilikinya diharapkan dapat mengatur segala sesuatu dengan cerdas, cermat dan tetap Bijaksana.
%d bloggers like this: